PANDUANEKA

Aneka Panduan & Solusi Anda

15 August 2017

Pengalaman Diterima Google Adsense Full Approve Non Hosted Pertama Kali (Kisah Nyata)

Pengalaman Pertama Kali Diterima Google Adsense Non Hosted – Ini adalah pengalaman pertama kali saya diterima Google Adsense Full Approve Non Hosted. Ya, setelah sekian lama berharap dan hampir putus asa akhirnya pengajuan saya diterima menjadi publisher Adsense.

Mungkin diluar sana sudah banyak blogger yang beberapa kali diterima Adsense, namun jujur pengalaman pertama ini membuat saya bangga dan senang. Kata orang pengalaman pertama takkan terlupakan....

Menjadi publisher Adsense memang menjadi impian banyak blogger. Itu semua memang wajar karena hampir setiap blogger pasti ingin mendapat penghasilan dari blognya.

Seperti saya sendiri keinginan menjadi Publisher Adsense dan memiliki akun GA lagi karena dilandasi ketertarikan saya setelah baca pengalaman orang-orang yang menikmati payout dan penghasilan dari Google Adsense.

Namun untuk menjadi publisher Adsense juga membutuhkan perjuangan dan kesabaran. Tanpa itu, mungkin saja niat untuk menjadi publisher Adsense bisa putus ditengah jalan. Baru ditolak sekali saja sudah menyerah.

Pada artikel kali ini saya tidak akan memberi panduan tetapi hanya akan berbagi pengalaman pribadi saya diterima oleh Google Adsense full approved.
Pengalaman Diterima Google Adsense Full Approve Non Hosted Pertama Kali (Kisah Nyata)

Pengalaman Diterima Google Adsense 

Saya mulai aktif menjadi blogger sejak tahun 2014. Saat itu saya belum tahu sepenuhnya tentang Adsense, yang saya tahu hanyalah kita bisa mendapatkan uang dari internet dengan mudah dan salah satu caranya menjadi seorang blogger

Maka pada tahun itu dengan modal Rp. 400.000,- dan melalui jasa pembuatan blog saya mulai membuat blog dengan domain TLD.

Dengan modal pengetahuan yang sangat minim saya mulai menulis artikel di blog saya tersebut tanpa adanya pengetahuan SEO sama sekali. Seiring berjalannya waktu 1 tahun kemudian dengan modal 75 artikel saya mengajukan permohonan Google Adsense. Dan hasilnya dalam waktu 1 minggu langsung ditolak dengan alasan ‘Konten Tidak Memadai”.

Setelah melakukan perbaikan konten artikel 1 bulan berikutnya saya ajukan lagi dan hasilnya masih tetap sama, ditolak lagi. Dengan blog saya yang terdahulu itu saya mengajukan Google Adsense sebanyak 7 kali dan semuanya ditolak dengan alasan Konten Tidak Memadai dan Situs Tidak sesuai Kebijakan Google.

Setelah kurang lebih 2 tahun saya ngeblog dan terus ditolak oleh Adsense, saya hampir putus asa dan berhenti ngeblog.

Baru pada tahun 2015 saya membaca di sebuah blog bahwa ada cara termudah untuk daftar Adsense yaitu melalui Youtube. Cukup dengan modal 1 video orisinal kita sudah bisa mendaftarkan Google Adsense.

Memang benar, dengan 1 video slideshow yang saya buat dan kemudian saya ajukan permohonan Google Adsense selang 1 jam kemudian saya mendapat email bahwa akun Google Adsense saya telah disetujui.

Tapi ternyata akun GA saya tersebut berjenis Hosted yang tidak bisa dipasang di blog TLD saya dan harus diupgrade ke Non Hosted terlebih dahulu.

Setelah saya membaca di forum IAPD, ada seorang kawan blogger yang menyarankan untuk membuat blog baru berdomain TLD karena melihat blog saya yang terdahulu katanya sulit untuk didaftarkan kalaupun dipaksakan harus dengan perbaikan total.

Akhirnya saya membeli domain di Niagahoster dengan hosting tetap di Blooger, saya mulai membuat blog baru yaitu Panduaneka.com.

Dengan blog baru ini saya mulai fokus membuat beberapa postingan dengan jumlah kata 800-1500 per artikel dan saya daftarkan ke Google Webmaster.

Menurut yang saya baca dari para blogger yang sudah diterima Adsense, Webmaster adalah salah satu kunci diterimanya GA karena disana menunjukkan bahwa blog dan konten kita sudah terindeks dan muncul di mesin pencari. Disana saya juga memastikan konten saya sudah terindeks sepenuhnya.

Dengan bekal memiliki akun GA hosted dari Youtube, dan menurut keyakinan saya juga upgrade GA dari Youtube lebih mudah dibandingkan daftar langsung melalui blog. Lalu saya coba mendaftar ke Google Adsense melalui fasilitas upgrade untuk mendapatkan akun Non Hosted.

Ditolak itu sudah biasa. Saya juga sudah terbiasa ditolak Google AdSense yang juga sudah saya jelaskan di postingan Lagi! ditolak Google AdSense. Namun saya pantang menyerah, sudah terlanjur maju pantang bagi saya untuk mundur sebelum apa yang diinginkan tercapai.

Setiap saya mendapatkan email penolakan, ketika itu juga langsung saya submit ulang, kadang konten saya perbaiki namun kadang tanpa perbaikan juga langsung saya submit ulang permintaan, begitu sampai sekitar 6 bulan submit tolak submit tolak.

Email penolakan tetap sama “Konten Tidak Memadai”. Mendapat email tersebut terus menerus membuat saya hampir putus asa lagi dan hampir meninggalkan dunia blogging sebelum saya membaca di forum IAPD ada seorang blogger senior yang ternyata pernah ditolak sampai 10 kali sebelum akhirnya diterima menjadi Publisher Adsense dan meraih kesuksesan.

Berangkat dari hal itu, saya buka kembali email penolakan dan saya cerna kalimat. Saya baru tersadar mungkin konten saya memang tidak memadai. Lalu saya pelajari lagi.

Mungkin sekitar 4 kali saya mendapatkan penolakan berupa konten tidak memadai tersebut sebelum diterima.

Dan saya menemukan artikel yang mengisyaratkan bahwa konten yang baik menurut Google adalah konten yang berisi setidaknya 300 kata, relevan dan memberi pengalaman siginifkan kepada pembaca.

Benar memang dari 25 postingan saya yang rata-rata berjumlah lebih dari 500 kata bahkan ada yang sampai 1000 kata ada beberapa yang saya anggap masih kurang komplit pembahasannya. Kemudian saya edit post tersebut dengan menambahkan sumber-sumber informasi baru yang sekiranya belum ada dalam artikel tersebut.

Kemudian selang 2 minggu kemudian blog ini saya ajukan lagi ke Google Adsense dan ternyata masih ditolak lagi dengan alasan “Situs tidak sesuai dengan kebijakan Google”. Dengan memuat saran perbaikan yang isinya antara lain
  • Situs yang menampilkan iklan Google harus memberikan nilai yang signifikan..... 
  • Jangan tempatkan iklan yang dibuat pada laman yang dibuat secara otomatis..... 
  • Situs anda juga harus memberikan pengalaman yang baik...
Pengalaman Diterima Google Adsense Full Approve Non Hosted Pertama Kali (Kisah Nyata)

Dalam pikiran saya isi email penolakan ini panjang dan nggak jelas. Anda yang pernah ditolak mungkin juga berpikiran seperti saya.

Setelah mencari sumber referensi mengenai cara memperbaiki email penolakan tersebut, saya perbaiki blog saya dengan cara mengganti template dengan template New Minima Colored Redesign dan menunggu postingan terindex semua di Webmaster tanpa merubah konten artikel sedikitpun.

Tepat 1 bulan kemudian pada pertengahan Juli 2017 saya ajukan permohonan kembali ke Google Adsense dan kemudian selang 1 minggu tepatnya hari Sabtu pagi saya mendapatkan email dari adsense-noreply@google.com saya pikir pasti ditolak lagi.

Tapi begitu saya buka ternyata ada yang berbeda dengan email yang saya terima, lebih jelasnya seperti dibawah ini :
Pengalaman Diterima Google Adsense Full Approve Non Hosted Pertama Kali (Kisah Nyata)

Antara senang dan tidak menyangka ternyata permohonan upgrade Non Hosted saya diterima sepenuhnya. “Selamat, akun Adsense Anda telah disetujui untuk menampilkan iklan AdSense pada situs web Anda. Dalam beberapa jam anda akan melihat iklan yang sesungguhnya.” dan benar saja setelah saya cek di www.panduaneka.com iklan sudah tampil.

Kesimpulan

Dari pengalaman mendaftar AdSense ini saya bisa mengambil kesimpulan bahwa kegagalan adalah awal dari keberhasilan. Saya gagal 9x saat mendaftar Adsense dan akhirnya diterima pada percobaan ke 10.

Buat Anda yang belum diterima sebagai Publisher Adsense, jangan putus asa dan tetap semangat. Karena sebenarnya, diterima Adsense adalah awal perjuangan.

Email penolakan dari Google Adsense bukanlah suatu momok tetapi merupakan pelecut untuk memperbaiki blog dan konten kita.

Penolakan yang saya alami setelah memperbaiki seluruh artikel bisa jadi karena perbaikan yang saya lakukan belum terindeks oleh Google sepenuhnya sehingga permohonan saya ditolak. Sehingga setelah saya melakukan permohonan ulang tanpa perbaikan sedikitpun, permohonan saya diterima.

Jadi saran saya, bersabar, perbaiki konten Anda dan pastikan artikel sudah terindeks semuanya di Webmaster.

Intinya jangan menyerah dan perbaiki blog Anda sesuai apa yang disarankan Google Adsense di email penolakan.

Yang perlu digaris bawahi, Google tidak membutuhkan kuantitas tetapi kualitas, meskipun blog Anda berisi ratusan artikel dengan lebih dari 1000 view per day belum jaminan blog Anda akan diterima Adsense.

Tetapi meskipun blog saya baru berisi 25 artikel dan tampilan hanya sekitar 10 view perhari bahkan ada yang tanpa traffik namun seluruh konten dianggap berkualitas menurut Google pasti akan diterima permohonan Adsense-nya.

Kesimpulan terakhir dari saya, sebelum mendaftar Google Adsense sebaiknya Anda pastikan hal-hal berikut (menurut pengalaman saya) :
Kalau hal-hal diatas sudah dicoba dan blog Anda tetap ditolak, mungkin hanya masalah waktu yang belum  diizinkan oleh Tuhan untuk menjadi Publisher Adsense. So, Coba lagi dan coba lagi

Demikian sedikit cerita saya tentang pengalaman diterima Google Adsense. Semoga bisa menjadi inspirasi buat Anda untuk lebih semangat dan pantang menyerah. Terima kasih

1 comment:

  1. Umur blog Saya baru 1 bulan, it pun baru Ada 2 artikel yg lebih dari 2000 kata. Saya langsung ajukan GA setelah baru2 ini, Dan sampai sekarang belum Ada informasi karena mungkin aja Masa review GA hingga 1 bulan.

    Saya jadi semanagt pas dibilang ga Ada trafik pun masih mungkin diterima GA asalkan kontennya berkualitas.

    Saya akan sabar menunggu, sembari tetap menulis Dan update blog.

    Trimakasih sahringnya

    ReplyDelete

- Silahkan berkomentar sesuai topik.
- Mohon centang pada Notive me agar tahu balasan dari kami.
- Sebelum bertanya, silahkan Anda cari terlebih dahulu di kotak pencarian (Search)
- Untuk setiap komentar saya akan lakukan kunjungan balik ke situs Anda dengan atau tanpa komentar
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya