PANDUANEKA

Aneka Panduan & Solusi Anda

20 March 2017

5 Sumber Pendanaan Untuk Mendapatkan Modal Usaha yang Bisa Anda Pilih

Berbicara tentang membuka bisnis baru atau ingin membesarkan bisnis yang sudah ada, tidak lepas dari yang namanya modal bisnis. Mungkin bagi para pelaku bisnis yang sudah mapan dan berpengalaman hal ini tidak menjadi masalah. Namun bagi para pelaku bisnis yang baru akan mulai merintis usahanya tentunya ini menjadi satu permasalahan tersendiri. Bagaimana dan darimana mendapatkan modal usaha yang bisa dipercaya.

Permasalahan modal usaha kerap menjadi hambatan bagi para pebisnis baru untuk memulai usahanya.

Mungkin kita pernah mendengar dari beberapa pakar bisnis, bahwa  modal bisnis dalam bentuk uang bukanlah satu-satunya faktor keberhasilan membangun suatu bisnis tetapi bagaimanapun juga, tanpa modal bisnis dalam bentuk uang operasional bisnis kita pastinya akan lambat bahkan mungkin tidak akan berjalan.

Modal bisnis sangat diperlukan untuk operasional bisnis kita, misalnya untuk pembelian bahan baku, produksi maupun pemasaran. Kesemuanya itu memerlukan modal uang yang harus kita punyai.

Saya termasuk orang yang tidak percaya jika ada orang yang mengatakan "bisnis tanpa modal" bisa sukses. Mungkin kalau dengan bantuan makhluk gaib bisa juga terjadi….hehehe tapi sebaiknya kita berpikir rasional saja. Semua usaha perlu modal, cuma kadar besar kecilnya jumlah modal yang membedakannya.

Saya baru percaya kalau ada yang bilang bisnis bisa dijalankan dengan modal bukan dari uang kita sendiri. Entah itu uang yang digunakan berasal lewat pinjaman, hutang atau pemberian seseorang.
Uang bukanlah segala-galanya, tetapi tanpa uang bisnis sulit berjalan

Tips untuk memperoleh modal usaha 


Dalam artikel ini saya akan mengulas sedikit beberapa sumber pendanaan yang bisa anda jadikan rujukan untuk modal bisnis anda.

Sebelum saya membahas sumber-sumber modal usaha, ada 3 tips bagaimana memilih sumber modal usaha yang baik untuk bisnis anda :

Kenali tingkat resiko dari sumber pendanaan


Ada beberapa sumber pendanaan modal usaha yang memiliki resiko tinggi, apabila kita meminjam uang disana, misalnya bank dan hutang kepada seseorang apalagi kepada rentenir.

Kedua sumber pendanaan tersebut memiliki resiko tinggi jika anda tidak bisa melunasinya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.

Kenali dan cari informasi individu yang akan anda jadikan sumber pendanaan


Carilah informasi terlebih dahulu mengenai sumber pendanaan anda tersebut. Setelah anda yakin, anda bisa mengajukan permohonan pendanaan modal bisnis anda kepada calon pemberi modal.

Anda juga harus memberikan informasi mengenai diri anda secara jujur, apabila diminta oleh calon pemberi modal.

Hal ini untuk menumbuhkan kepercayaan antara anda dan calon pemberi modal. Kalau anda dan dia sudah saling percaya maka negosiasi atau kesepakatan terkadang bisa lebih longgar sehingga akan meringankan beban anda.

Buat kesepakatan tertulis


Sebaiknya anda buat kesepakatan tertulis sebagai landasan hukum dengan calon pemberi modal, agar dikemudian hari apabila terjadi sesuatu bisa diselesaikan dengan baik.

5 sumber pendanaan untuk mendapatkan modal usaha yang bisa anda pilih


Berikut beberapa sumber untuk mendapatkan modal usaha yang bisa anda pilih

1. Saudara, kerabat atau keluarga


Ini adalah sumber modal yang paling simpel dan juga mungkin paling lunak syarat dan ketentuannya.

Kalau anda mempunyai saudara, kerabat maupun keluarga yang dirasa mampu memberikan modal kepada bisnis anda, kenapa tidak mencobanya ?

Coba anda terangkan mengenai bisnis anda mulai dari prospek sampai alur bisnis anda mulai produksi sampai pemasaran. Dan yang paling penting terangkan mengenai kemungkinan pendapatan bisnis anda.

Dengan mengetahui secara detail dan prospek bisnis yang akan anda jalankan, ada kemungkinan saudara atau kerabat anda akan lebih mudah memberikan modal kepada anda entah itu lewat pemberian cuma-cuma, bagi hasil atau hutang.

Anda juga bisa menawarkan kepada saudara atau kerabat bahkan teman anda untuk menjadi partner bisnis anda. Tawarkan prospek dan keuntungan yang akan didapat mereka jika menjadi partner bisnis anda. Dengan cara ini ada kemungkinan lebih besar mereka akan memodali usaha anda.

2. Bank


Ini adalah sumber permodalan yang paling populer. Anda bisa memilih mau bank konvensional atau bank syariah. Apabila anda tidak mau berurusan dengan bunga bisa memilih bank syariah dengan system bagi hasil.

Tapi sebelum meminjam ke bank sebaiknya anda baca dahulu persyaratan dan ketentuan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan permohonan.

Baca dan pahami konsekuensi dari meminjam dari bank tersebut agar di kemudian hari tidak menimbulkan masalah pada keuangan dan bisnis anda.

Cari informasi terlebih dahulu dan lakukan perbandingan beberapa bank yang ada. Jangan terpaku pada nama besar bank tertentu tapi lihatkan kinerja bank tersebut dalam penyaluran modal kepada nasabahnya.

Terkadang, bank ternama memang lebih ketat dalam persyaratannya tetapi lebih ringan pengembalian bunganya

Dan bank kecil lebih mudah persyaratan pencairan dananya tetapi memiliki bunga pengembalian yang lebih besar

Seperti contohnya Bank BRI dengan program KUR yang sangat kecil bunganya tetapi memang agak ketat persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mengajukan permohonan permodalan.

3. Pegadaian


Kalau anda masih ragu dan belum berani meminjam dana dari bank, anda bisa beralih untuk mencoba datang ke pegadaian. Syaratnya juga cukup gampang, anda tinggal pilih kira-kira barang berharga apa yang anda punya tetapi tidak ingin anda jual, bawa saja ke pegadaian.

Pegadaian bisa mengatasi masalah permodalan anda dengan cara menggadaikan barang berharga milik anda.

Menggadaikan barang di pegadaian merupakan solusi cepat buat anda yang ingin cepat mendapatkan uang dan barang berharga anda juga nanti masih bisa anda miliki kembali.

Sekarang pegadaian sangat fleksibel. Hampir semua barang yang memiliki nilai jual di pasaran bisa untuk barang agunan di pegadaian. Bunga atau biaya gadai juga lebih relatif lebih ringan.

Sama seperti bank, anda juga bisa memilih pegadaian konvensional atau pegadaian syariah.

4. CSR


Sekarang setiap perusahaan terutama BUMN memiliki program CSR (Corporate Social Rsponsibility), yaitu suatu bentuk tanggung jawab social perusahaan kepada masyarakat terutama lingkungan sekitar dengan memberikan bantuan kepada pelaku usaha kecil agar berkembang.

Anda bisa membuat proposal dan mengajukan permohonan permodalan kepada beberapa perusahaan.

Setiap perusahaan memiliki persyaratan dan ketentuan yang berbeda-beda dan biasanya pengembaliannya lebih ringan jika dibanding dengan bank. Anda bisa mencari informasi mengenai perusahaan-perusahaan terutama yang berada di wilayah anda yang memiliki program CSR.

Baca secara seksama syarat dan ketentuannya kemudian lengkapi semua persyaratan dan ajukan bersama proposal anda.

5. Supplier atau distributor


Supplier atau distributor menginginkan barangnya cepat terjual dan kalau mereka melihat anda memiliki prospek  bisa menjual barang dengan cepat tetapi masih terhambat modal, mereka tidak segan-segan untuk membantu anda.

Bicarakan secara baik dan jelas mengenai bisnis anda, ada kemungkinan mereka akan membantu pendanaan anda atau minimal anda bisa diberikan stok barang terlebih dahulu untuk anda jual kemudian anda bayar ketika barang mereka telah terjual atau telah jatuh tempo.

6. Konsumen/pembeli


Mungkin anda bertanya-tanya, pinjam uang kok ke pembeli ? bukannya mereka yang membeli produk bisnis kita.

Jangan heran dahulu…anda pasti sering dengar istilah DP (Down Payment) ?

Ya banyak konsumen yang rela membayar uang terlebih sebelum mendapatkan barang yang mereka inginkan.

Hal seperti ini sering dilakukan para pebisnis pada sektor property. Banyak orang yang rela memberikan uang terlebih dahulu sebelum mereka membeli rumahnya.

Kalau orang sudah kepincut dengan suatu produk bisnis, mereka tidak segan-segan akan mengeluarkan uang mereka terlebih dahulu asal mendapatkan barang yang mereka inginkan.

Satu hal yang perlu dicatat, sumber pendanaan sistem DP ini modalnya cuma satu, yaitu kepercayaan.

Sekali anda melanggar kesepakatan dan tidak memenuhi apa yang mereka inginkan, maka anda akan sulit untuk mencari sumber pendanaan dari konsumen anda.

7. Rentenir


Untuk sumber modal yang terakhir ini sebenarnya sangat tidak saya rekomendasikan. Selain dilarang oleh agama juga sangat memberatkan anda.

Tetapi dalam kondisi sangat terdesak, mencoba tidak ada salahnya. Yang paling penting, negosiasikan dengan baik dan jangan mudah terjebak bunga rentenir yang tinggi.

Kalau memungkinkan tawarkan sistem bagi hasil kepada mereka.

Sebagai penutup, modal usaha bukan satu-satunya faktor seseorang tidak bisa berbisnis tetapi tanpa modal bisnis, akan sulit untuk memulai usaha.

Jika anda ada pertanyaan atau masukan mengenai artikel bagaimana memperoleh modal usaha ini silahkan berkomentar melalui kolom komentar yang tersedia.

Anda juga bisa berbagi kepada teman atau sahabat anda melalui tombol Sosial Media (facebook, twitter dan Google+) yang tersedia di bawah ini. Terima kasih

No comments:

Post a Comment

- Silahkan berkomentar sesuai topik.
- Mohon centang pada Notive me agar tahu balasan dari kami.
- Sebelum bertanya, silahkan Anda cari terlebih dahulu di kotak pencarian (Search)
- Untuk setiap komentar saya akan lakukan kunjungan balik ke situs Anda dengan atau tanpa komentar
Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya